Postingan

Menampilkan postingan dengan label islam

PANTASKAH KITA UJUB ?!

Gambar
  Manajemen Qolbu Merasa Diri Sudah Baik Ini yang dialami oleh kita-kita tatkala sudah lama belajar agama. Merasa diri sudah lebih dari orang lain dan lebih paham dari yang lain. Padahal kekurangan kita teramat banyak. Maksiat kecil-kecilan bahkan yang besar masih dilakoni. Ilmu yang telah kita pelajari pun sedikit yang diamalkan. Prinsip yang harus dipegang adalah jangan selalu merasa diri sudah baik, namun berusaha terus untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Allah Ta’ala berfirman, هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى “ Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. ” (QS. An Najm: 32). Janganlah engkau mengatakan dirimu suci, dirimu lebih baik. Nabi shallallahu ‘al...

OBAT LUKA BAGI KORBAN RIBA

Gambar
  RENUNGAN AL-ISRÂ’:82 — JAWABAN UNTUK HATI YANG SUDAH LETIH BERJUANG Kadang seseorang datang kepada saya dengan curhatan yang perih: “Pak… saya ini sudah tahajud setiap malam. Saya menangis di sajadah. Tapi kenapa hutang riba saya tidak kunjung selesai? Kenapa masalah malah makin rumit?” Lalu saya mengajak dia tenang, tarik napas pelan-pelan… Karena untuk luka yang dalam, Allah menjawabnya dengan ayat yang sangat lembut… وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ ۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا “Dan Kami turunkan Al-Qur'an sebagai penyembuh dan rahmat bagi orang-orang beriman; dan ia tidak menambah bagi orang-orang zalim selain kerugian.” Dan saya berkata kepadanya… --- ✅ 1. Tahajudmu memang benar… tetapi luka spiritualmu belum sembuh Tahajud itu cahaya. Doa itu kekuatan. Zikir itu penopang. Tetapi riba… meninggalkan luka spiritual yang dalam. Ia menusuk di tempat yang tidak terlihat. Luka itu membuat hati sesak, pikiran kusut, dan ...

KETIKA CINTA RETAK KARENA RIBA

Gambar
 Ada banyak rumah tangga yang tidak hancur karena miskin, tapi hancur karena riba mencuri sesuatu yang jauh lebih berharga daripada uang: rasa percaya. --- ❤️ Ketika Cinta Retak Karena Riba Riba tidak selalu datang sebagai angka. Kadang ia datang sebagai: • suara ketukan keras di depan pintu, • panggilan dari nomor tak dikenal, • ancaman dari penagih yang tak tahu adab, • dan tatapan istri yang tiba-tiba penuh ketakutan… Istri bertanya dalam hati: “Kenapa ada orang mencari suamiku dengan cara seperti ini?” “Kami sebenarnya sedang menyembunyikan masalah apa?” “Apakah rumah ini masih aman?” Dan suami—yang mungkin niatnya ingin menolong keluarga— terjebak dalam rasa malu, lalu mulai menyembunyikan. Bukan karena jahat. Tapi karena takut terlihat gagal. Di titik itu, cinta mulai retak bukan karena masalahnya… tetapi karena rahasianya. --- 🔥 Riba Menggerogoti dari Dalam Riba itu seperti rayap: tidak merusak rumah dari luar, tetapi dari dalam kayu—sunyi, halus, perlahan— sampai suatu har...

RIBA ADALAH TEMPAT PELARIAN PALING SUNYI

Gambar
  Ada laki-laki yang tidak jahat. Ia tidak kurang cinta. Ia hanya kalah oleh tekanan yang tidak pernah sempat ia ceritakan. Dan riba… adalah tempat pelarian paling sunyi yang pernah menelan banyak suami. --- Ada masa ketika seorang suami pulang bukan membawa nafkah, tapi membawa diam. Ia tidak lagi bercerita tentang mimpinya. Ia tidak lagi menatap istrinya seperti dulu. Ia mulai mudah marah, padahal hatinya sebenarnya rapuh. Ia mulai menjauh, padahal jiwanya sedang meminta tolong. Dan istri pun sering bertanya dalam hati: “Kenapa suami yang dulu lembut, sekarang mudah tersulut?” “Kenapa suami yang dulu penuh rencana, sekarang hanya penuh lelah?” “Kenapa ia terasa jauh, padahal tubuhnya ada di sampingku?” Jawabannya seringkali satu: riba. Karena riba bukan hanya memakan harta… Ia memakan keberkahan, memakan ketenangan, memakan kemampuan seorang lelaki untuk memimpin. Allah sudah memperingatkan: يَمْحَقُ ٱللَّهُ ٱلرِّبَوٰا وَيُرْبِى ٱلصَّدَقَـٰتِ “Allah memusnahkan riba dan menyuburk...

Semangat Berbagi dan Sifat Itsar.. Lalu Apa itu Itsar ?!

Gambar
Semangat berbagi adalah tindakan memberi dengan ikhlas kepada orang lain, sedangkan itsar adalah akhlak mulia yang lebih spesifik, yaitu mendahulukan kebutuhan dan kepentingan orang lain daripada diri sendiri, bahkan saat diri sendiri sedang membutuhkan. Keduanya saling berkaitan, sebab itsar adalah puncak dari semangat berbagi yang dilandasi keikhlasan tertinggi. Contoh itsar adalah kaum Anshar yang mendahulukan kaum Muhajirin meskipun serba kekurangan, seperti yang diriwayatkan dalam Al-Qur'an.  Semangat berbagi Definisi: Memberikan sebagian dari apa yang dimiliki (harta, waktu, tenaga) kepada orang lain dengan ikhlas untuk membantu dan menyenangkan mereka. Tujuan: Membantu meringankan kesulitan orang lain, menumbuhkan rasa syukur, mempererat persaudaraan, dan mendapatkan pahala dari Allah. Contoh: Membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Memberikan hadiah kepada orang lain untuk menumbuhkan rasa kasih sayang.  Sifat itsar Definisi: Mendahulukan kebutuhan dan kepentingan...

Apa Itu Ghibah..?!

Gambar
  Apa itu ghibah? Ghibah itu termasuk dosa besar. Namun perlu dipahami artinya. عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ». قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ». قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ « إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ » Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang tidak suka didengarkan orang lain.” Beliau bertanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti kamu telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti kamu telah memfitnahnya.” (HR.Muslim no.2589). Ghibah kata Imam Nawawi adalah menyebutkan kejelekan orang l...

Pembatas Halal dan Haram untuk Kecantikan Wanita Muslimah dalam Islam

Gambar
  Di era modern, berbagai tren kecantikan bermunculan dan kian diminati, mulai dari mencabut alis, merenggangkan gigi, hingga membuat tato. Namun, tidak semua bentuk perawatan tubuh dibenarkan dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan umatnya dari perbuatan yang mengubah ciptaan Allah demi kecantikan semata. Hadits-hadits shahih bahkan menyebutkan bahwa sebagian perbuatan tersebut termasuk dosa besar dan pelakunya dilaknat.   Daftar Isi  tutup  1. Larangan Mengubah Ciptaan Allah Demi Kecantikan 2. Penekanan: Jika Demi Kecantikan, Maka Haram 3. Semua Termasuk Mengubah Ciptaan Allah 4. Hukum: Haram dan Termasuk Dosa Besar 5. Mengapa Perbuatan Ini Dilarang? 6. Apa Patokan Mengubah Ciptaan Allah yang Diharamkan? 7. Apa Saja yang Termasuk dalam Kategori Diperbolehkan (Mubah)? 7.1. 1. Pengobatan dan Menghilangkan Penyakit 7.2. 2. Menghilangkan Cacat atau Keadaan yang Ti...

PERAN AYAH YANG HILANG DALAM PERSPEKTIF ISLAM (fatherless)

Gambar
  Peran Ayah yang Hilang: Bahaya Fatherless bagi Generasi dalam Perspektif Islam Fenomena fatherless atau kehilangan figur ayah semakin marak di era modern. Data BPS tahun 2024 menunjukkan peningkatan jumlah keluarga dengan ibu tunggal akibat perceraian yang mencapai 516.344 kasus dalam setahun. Tidak sedikit anak-anak yang akhirnya tumbuh tanpa peran ayah. Fenomena ini melahirkan dampak serius dalam aspek psikologis, moral, dan pendidikan anak. Di media sosial, banyak anak muda yang mengaku “trauma dengan sosok ayah”, baik karena ditinggalkan, ayah yang tidak hadir secara emosional, atau akibat hubungan tidak sah yang membuat mereka tak pernah mengenal ayah kandungnya. Dalam Islam, sosok ayah bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga qawwam (pemimpin), murobbi (pendidik), dan pelindung. Tanpa kehadirannya, keluarga sering kehilangan arah. Kisah Maryam binti ‘Imran dalam Al-Qur’an juga menjadi pelajaran penting tentang seorang ibu yang terpaksa membesarkan anak sendirian den...