Postingan

Menampilkan postingan dengan label pandangan islam

PANTASKAH KITA UJUB ?!

Gambar
  Manajemen Qolbu Merasa Diri Sudah Baik Ini yang dialami oleh kita-kita tatkala sudah lama belajar agama. Merasa diri sudah lebih dari orang lain dan lebih paham dari yang lain. Padahal kekurangan kita teramat banyak. Maksiat kecil-kecilan bahkan yang besar masih dilakoni. Ilmu yang telah kita pelajari pun sedikit yang diamalkan. Prinsip yang harus dipegang adalah jangan selalu merasa diri sudah baik, namun berusaha terus untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Allah Ta’ala berfirman, هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى “ Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. ” (QS. An Najm: 32). Janganlah engkau mengatakan dirimu suci, dirimu lebih baik. Nabi shallallahu ‘al...

RIBA ADALAH TEMPAT PELARIAN PALING SUNYI

Gambar
  Ada laki-laki yang tidak jahat. Ia tidak kurang cinta. Ia hanya kalah oleh tekanan yang tidak pernah sempat ia ceritakan. Dan riba… adalah tempat pelarian paling sunyi yang pernah menelan banyak suami. --- Ada masa ketika seorang suami pulang bukan membawa nafkah, tapi membawa diam. Ia tidak lagi bercerita tentang mimpinya. Ia tidak lagi menatap istrinya seperti dulu. Ia mulai mudah marah, padahal hatinya sebenarnya rapuh. Ia mulai menjauh, padahal jiwanya sedang meminta tolong. Dan istri pun sering bertanya dalam hati: “Kenapa suami yang dulu lembut, sekarang mudah tersulut?” “Kenapa suami yang dulu penuh rencana, sekarang hanya penuh lelah?” “Kenapa ia terasa jauh, padahal tubuhnya ada di sampingku?” Jawabannya seringkali satu: riba. Karena riba bukan hanya memakan harta… Ia memakan keberkahan, memakan ketenangan, memakan kemampuan seorang lelaki untuk memimpin. Allah sudah memperingatkan: يَمْحَقُ ٱللَّهُ ٱلرِّبَوٰا وَيُرْبِى ٱلصَّدَقَـٰتِ “Allah memusnahkan riba dan menyuburk...

Apa Itu Ghibah..?!

Gambar
  Apa itu ghibah? Ghibah itu termasuk dosa besar. Namun perlu dipahami artinya. عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ». قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ». قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ « إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ » Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang tidak suka didengarkan orang lain.” Beliau bertanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti kamu telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti kamu telah memfitnahnya.” (HR.Muslim no.2589). Ghibah kata Imam Nawawi adalah menyebutkan kejelekan orang l...

Pembatas Halal dan Haram untuk Kecantikan Wanita Muslimah dalam Islam

Gambar
  Di era modern, berbagai tren kecantikan bermunculan dan kian diminati, mulai dari mencabut alis, merenggangkan gigi, hingga membuat tato. Namun, tidak semua bentuk perawatan tubuh dibenarkan dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan umatnya dari perbuatan yang mengubah ciptaan Allah demi kecantikan semata. Hadits-hadits shahih bahkan menyebutkan bahwa sebagian perbuatan tersebut termasuk dosa besar dan pelakunya dilaknat.   Daftar Isi  tutup  1. Larangan Mengubah Ciptaan Allah Demi Kecantikan 2. Penekanan: Jika Demi Kecantikan, Maka Haram 3. Semua Termasuk Mengubah Ciptaan Allah 4. Hukum: Haram dan Termasuk Dosa Besar 5. Mengapa Perbuatan Ini Dilarang? 6. Apa Patokan Mengubah Ciptaan Allah yang Diharamkan? 7. Apa Saja yang Termasuk dalam Kategori Diperbolehkan (Mubah)? 7.1. 1. Pengobatan dan Menghilangkan Penyakit 7.2. 2. Menghilangkan Cacat atau Keadaan yang Ti...

PERAN AYAH YANG HILANG DALAM PERSPEKTIF ISLAM (fatherless)

Gambar
  Peran Ayah yang Hilang: Bahaya Fatherless bagi Generasi dalam Perspektif Islam Fenomena fatherless atau kehilangan figur ayah semakin marak di era modern. Data BPS tahun 2024 menunjukkan peningkatan jumlah keluarga dengan ibu tunggal akibat perceraian yang mencapai 516.344 kasus dalam setahun. Tidak sedikit anak-anak yang akhirnya tumbuh tanpa peran ayah. Fenomena ini melahirkan dampak serius dalam aspek psikologis, moral, dan pendidikan anak. Di media sosial, banyak anak muda yang mengaku “trauma dengan sosok ayah”, baik karena ditinggalkan, ayah yang tidak hadir secara emosional, atau akibat hubungan tidak sah yang membuat mereka tak pernah mengenal ayah kandungnya. Dalam Islam, sosok ayah bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga qawwam (pemimpin), murobbi (pendidik), dan pelindung. Tanpa kehadirannya, keluarga sering kehilangan arah. Kisah Maryam binti ‘Imran dalam Al-Qur’an juga menjadi pelajaran penting tentang seorang ibu yang terpaksa membesarkan anak sendirian den...